Tampilkan postingan dengan label friend. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label friend. Tampilkan semua postingan

will things ever be the same again?

"for the fun times, the funny laughable jokes, the sad story that worth liters of tears, the mistakes and sadness, all the smile for happiness, the loud and wild voices, the silence moments, the time when we sat on the corner of the class... had fun with our own secret garden. for those moments we had... thanks a lot"

last night was the best, girls. I LOVE YOU SANTA URSULA 2011!

saya tidak bisa expect lebih besar lagi. kemarin malam lebih dari sekadar cukup. lebih dari sekadar... menyenangkan. kalau boleh saya katakan last night was an absolute excitement!
betapa saya kehabisan kata-kata.
fragmen fantasi sekolah menengah atas saya sudah lengkap sekarang. sudah selesai.
dalam sebuah momen dentuman musik yang mendebarkan dada seolah jantung hendak ditarik dari asalnya saya merasa begitu ragu untuk melepas semua masa ini.

tapi toh semua fragmen ada waktunya. dan fragmen santa ursula ini sudah sepatutnya selesai. dan tepat pada waktunya.
saya senang bisa lepas
tapi saya sedih untuk melepasnya
terlalu banyak manusia yang dilibatkan disini.
terlalu banyak tawa lepas yang harus diingat dan terlalu banyak kesalahan untuk dipelajari
momennya tepat, saya yang tidak siap
saya masih terbiasa dipanggil siswa SMA
bukan mahasiswa. ah betapa panggilan itu masih terlalu berat.

tapi saya boleh berkata apa? waktu tidak mau kompromi. semuanya harus mulai dari awal. semuanya. tanpa terkecuali.

Jingga di bahumu
Malam di depanmu
Dan bulan siaga sinari langkahmu
Teruslah berjalan
Teruslah melangkah
Ku tahu kau tahu aku ada

-aku ada by dewi lestari



ketika semuanya menghilang, dan saya tidak tahu harus kemana, saya tahu bulan siaga lebih lama dari sebelumnya. dan cahayanya berpendar lebih terang dari biasanya. menuntun saya menuju apapun di sana. menuntun saya kepada fragmen fantasi yang sudah lewat. membawa saya... pulang ke masa depan dan berlalu di hari kemarin. terimakasih.



remember me as one of these

GREENLITE. SANETOGRAPH. SANURIANS.



now that we've passed our own fragment... will things ever be the same again?

MORE POWER!

"Karna lo mendaftarkan diri lo sendiri berarti
itu atas keinginan lo sendiri dan keputusan lo
sendiri bukan paksaan orang lain Semua orang
berharap berhasil dpaet undangan, sedangkan lo
dapet dan menyia2kan? Kesuksekan orang ga selalu
dengan kuliah di tempat yang baik Justru dengan
lo di unpad lo akan dapet sesuatu yang lain yang
gabakal lo dapet di unpar
Lo lain daripada yang lain bukan karna lo ga mampu,
tapi karna lo emang unik dan mau nyoba hal lain"

terimakasih Nina... dewasa tingkat dewa lo selalu bisa menenangkan gue. dan akhirnya lo bisa menemukan bahasa yang tepat untuk mengahdapi gue (:

"ayo manda ke unpad, biar bisa jadi agen kartika sari"

terimakasih ibeeeel (: #peluuuk

"ayo manda ke bandung, nanti kalo gue keasna biar gue ada tour guide..."

terimakasih Katrina Sinaga... cute eyebrows (: I'll be missing you... and your eyebrows hehe


I got more power because of you guys, feels like I'm being recharged... fully recharged now. THANKS A LOT!

realistis... legowo...

rasanya sudah lama tidak bicara... ngobrol, dalam satu tatap muka.

lama sekali...
hampir dalam waktu panjang itu saya kehilangan kesempatan untuk bercerita.
sangat banyak cerita yang terlewat, yang mungkin dia lewatkan, yang juga saya lewatkan.
terlalu banyak...
terlalu panjang...
terlalu... saya rindu semua esensi itu
ketika saya merasa ada seseorang yang mendengarkan, ada seseorang yang paham, ketika ada seseorang yang memperingan usaha saya untuk menenangkan diri sendiri dan berhenti melukai diri dalam elegi kesedihan, seperti ingin bunuh diri.

redakan semua esensi itu, sadar, sekarang saya sudah hampir sedemikian jauh dari keadaan nyaman itu. sudah terpelanting sekeras ini, dan rasanya sulit untuk menerima semua dengan legowo...
waktu-waktu kemarin sia-sia.
saya harus realistis

ternyata menjadi realistis lebih sulit daripada menjadi legowo

apa bedanya realistis dan legowo?
beda... jauh berbeda...
dan saya belum bisa melakukan keduanya.

WE GOT ISSUE!!!!

FIRST

hey... actually, I don't want to give you a shit.
but I did anyway... I did give you a shit... oh, I don't know why I did so...
so... listen up. life is a game... a game has a role to play, and also rules to obey.
and once you made a mistake, IDK, you'll have your game done. it's over. a game over.

this is the point: don't you know every time you made mistake, then all these people around you say "it's okay" right after you said "sorry", well in this part, in this case, based on how we play the game in this school it wasn't truly right. they will be glad to talk about you all the time, and come up with some, IDK... gossips about you, perhaps.
and basically, they hate you. yeah at least they don't really like you.
and no matter if you're popular or not, no matter what, it happens.
for real... it happens.
so lets just quit your perfect world, and realize you're not that perfect. you have some mistakes here and there, and those mistake make people found a chance to blame you, to talk about you, to hate you, to stay away from you, to drop you down or so.
because you know, sometimes people say good stuff about you just to make you feel good. and you know the fact that you can't just trust everyone. especially in this kind of case.
and yeah I was just trying to tell you, you're not that perfect, and so do I... and all the thing we can do is realize. and change.
everybody's changing, huh? so you can change too...

so... just go and change... or I'll... they'll have another reason to hate you..
and what would it be?
you don't want to change, you always change, but always in a bad way, to reach another phase of popularity or something... yeah IDK, I can't judge you anyway, I was just trying to be nice and help you as I could...
p.s. some people do hate you, and I'm not lying. I'm serious.

SECOND

yeah, IDK, your my new friend, but I feel like, you don't even like me. some other maybe can accept me, but I just think you can't... sometimes you show me like you do care, but some other time you show me like you hate me so much and you don't want to see me again.
so please just tell me, to make this thing straight and clear.
if I made a mistake, let me get it right so that you can accept me.
If I didn't, please just tell me. because, to be honest, I did blame my self all this time. yeah I did.
so please just tell me, immediately :)

Tegallurung, Live in, Mr. W, geng sepeda part I

just got back home from Bantul, Jogja. and I feel so damn tired...

BUT IT WORTH ALL THE PLAN, HAPPINESS, AND THE FUN!!!
well lets get it started... this story might be soooo damn looong, but I don't mind to write all this thing, in fact, I want to write this thing down immediately :)

SUNDAY: First day, went to Bantul by bus (means: 13 hours on road. it did hurt my butt :p haha)
kumpul di sekolah jam 3 sore, berangkat sekitar jam 5 atau setengah lima gitu, gue lupa. hehe. sisanya: duduk di kursi sampai Bantul. capek! parah!

MONDAY: Second day. met the family for the first time, and I met this boy... hahahaha :)
iya... jadi, kita sampai desanya agak siang gitu, dijemput orang tua yang rumahnya ditempatin gitu di rumahnya Pak Dukuh (gue baru mengenal istilah ini by the way haha), terus, gue naik motor bersama tas dan koper gue yang lumayan berat sampai ke rumahnya ibu gue. dan gue merasa cukup nyaman lah di sana. asiikk... haha.
lalu gue mandi... gue sempet shock karena kamar mandi gue gaada pintunya...
"mati gue, gimana caranya gue mandi ya? kalo ada yang ngintip, gimana?" gue ngomong dalam hati, gak mungkin blak-blakan di depan ibunya kan?? tapi ternyata aman-aman aja kok hehe :)
habis mandi gue niatnya mau bantuin ibunya masak, abis itu gue makan, dan makanannya ternyata SUPERDUPER ENAK! HAHA haha
habis makan gue sama Sasa (temen sekamar gue) ngikutin ibunya ke belakang rumah untuk ngasih makan kambing. nah lo, baru pertama kali seumur hidup gue ngasih makan kambing. tapi inti dari hari ini bukan ngasih makan kambing, tapi siapa yang datang setelahnyaa haha :)
lalu, anak cowo lewa tdi sebelah kandang kambing, gue sempet liat, tapi gue kira anak tetangga, jadi gak worth it kalo gue mau mandangin dan berharap kenal sama dia. toh dia anak tetangga dan gue bukan tipe yang gampang ngajak kenalan. Tapi habis itu, ibu gue ngomong gini "oh, iya saya lupa, ini kenalin ponakan saya..."
gue otomatis langsung nengok dan gak pake buang-buang waktu. gue sodorin tangan gue dan menyebutkan nama gue hahahaha gila nih gue kayanya. akhirnya, gue tau deh namanya dia siapa hehe :p... gak usah di publish kali ya nama aslinya. tapi Olivia Rosemarie memanggil dia: MR. W (mister double-u) hahaha awalnya gue suka berat sama senyumnya dan tampangnya yang lumayan manis. terus Olive jadi ikut-ikutan suka. haha
sisa malam itu, gue gabisa tidur. karena belom kebiasaan dengan kamarnya, ya jadi begitu dehh... bangun sampe jam satu pagi sisanya baru bisa tidur, habis itu ketiduran deh sampe jam 6 karena alarmnya sasa telat SATU JAM!

TUESDAY: Third day, sawah, sepeda.
hari ini gue ikut ibu ke sawah. lalu melihat ibu membuka saluran air di sawah dan membenahi padi yang tumbang, apa sih bahasa gue?
habis itu, Olive sama Owie (yang tiba-tiba berubah nama jadi Celine) dateng ke rumah gue, kita ngobrol terus belajar naik sepeda onta atau sepeda Onthel. ternyata cuma gue yang tidak CUKUP TINGGI untuk naik sepeda itu, jadi gue terpaksa pinjem sama tetangga, dan itupun sepeda kecil, sepeda anak-anak yangada boncengannya di belakang, tapi boncengan berdiri. kasian Owie harus membonceng gue dalam posisi berdiri akrena dia gak dapet sepeda. hahaha. karena baru pertama kali nyoba naik sepeda, jadi kita cuma berani jalan sampai ujung, nggak sempet keliling gitu, ya udah lah, namanya anak baru hehe.

WEDNESDAY: Fourth day, salak, sepeda (again), geng sepeda.
ibu gue baru aja beli salak, terus karena owue sama Olive dateng, salak yang tadinya banyak banget, cuma disisain EMPAT BIJI. parah, mereka maruk banget deh pokoknya kalo di rumah gue... haha
sisanya, kita minjem sepeda lagi, terus membentuk sebuah geng baru, yang mungkin bisa menyaingi reputasi geng motor (hahahaha apa coba?) yaitu geng SEPEDA. anggotanya Olive (yang tiba-tiba mengklaim diri sebagai ketua), Gue, Owie, sama Sasa. kita selalu keliling desa tiap pagi siang dan sore sampe keringetan dan kecapean. baru balik ke rumah dalam kondisi basah kuyub (terutama gue, karena gue gampanggg banget keringetan, dan akhirnya baju gue basah semua).

THURSDAY: Fifth day, kalo gak salah: pasar, sepeda lagi, geng sepeda ft. Nindi, sawo.
hari ini, ibu gue ngajak ke pasar naik sepeda. sebenernya sempet ditawarin naik bis, tapi gak jadi karena gue dan Sasa terlanjur ketagihan naik sepeda. dan dalam asumsi kita, pasarnya deket, ya paling nggak gak jauh-jauh amat lahh... tapi ternyata... jauhnya minta ampun! betis gue udah gede makin gede deh... gue keringetan sejak setengah jalan menuju pasar, dan gue terlihat seperti baru keluar dari kamar mandi waktu sampe di pasar. KUCING lah...
setelah belanja banyak, termasuk beli sawo, kita balik ke rumah. gue mandi, terus didatengin sama Olive dan Owie. wah udah ketebak nih, pasti sawo gue abis karena salaknya udah gaada. berhubung si Olive MANIAK sawo, akhirya sawo di rumah gue tinggal dikit, terutama yang udah mateng karena mereka gamungkin makan yang mentah hehe.
sisanya, kami bersepeda lagi... kali ini bareng Nindi, anaknya Bu partini, ibunya Owie sama Olive. anaknya asik, baik, dan menjadi tour guide kita selama di dusun tegallurung, dia mengantar geng sepeda keliling desa dan ketemu sama banyak anak sanur di desa banjarwaru. haha terus pulang lagi, tidur lagi... besoknya, mereka dateng lagi... sayang sawo gue masih mentah haha

FRIDAY: Sixth day. geng sepeda ft. friends, pertama kalinya gue nonton TV, Gereja Ganjuran misa Jumat pertama, Mr. Anonymous AND his mom.
kami bersepeda lagi.... kali ini bersama dengan teman-temin dari desa tegallurung. rame banget. jadi kita keliling dusun, terus nyamperin temen-temen di desa lain, dan dari situ juga muncul klaim kalo: "yang namanya anggota geng sepeda itu nggak pernah jatuh. yang di luar geng, mungkin jatuh, tapi anggota geng... GAK AKAN PERNAH" Olive ngomongnya sih udah super heboh... padahal gue sama sekali gak ngerti apa hubungannya geng sepeda sama nggak pernah jatuh dari sepeda? apa karena kami bisa mastering cycling skill dengan sangat baik? ya siapa tau hehe
teruss... gue sama sasa sempet memonopoli kamarnya Mr. W. kenapa? karena TV cuma ada di dalem kamar itu... jadi ya mau nggak mau sih... haha akhirnya dengan penuh keyakinan, gue tempatin tuh kamar sampe gue siap-siap ke gereja hehe :0
habis itu gue sama teman-teman pergi ke pedukuhan buat siap-siap berangkat ke ganjuran buat ikut misa jumat pertama ala jawa. nah di sana Olive mencetuskan tiga hal brillian (sebenarnya nggak sebrilian itu) buat geng sepeda yang hanya akan bertahan satu minggu ini. PERTAMA: suara grok-grok yang identik dengan Owie dan Kiki, anjing tetangga yang akhirnya kami jadikan phrase untuk menggantikan kata krik-krik. KEDUA: suara Grusak-grusak nya Olive juga udah jadi trademark barunya, nggak ada yang tau maksudnya kecuali geng sepeda (bangga gitu? haha), KETIGA: Olive memutuskan untuk mencari pemeran FTV yang dia bikin selama di tegallurung. jadi ceritanya, karena dusunnya banyak sawah dan terlihat seperti setting FTV SCTV, Olive jadi pengen bikin juga, akhirnya dia (maksdunya gue dan dia hehe) bergerilya mencari pemeran utama pria buat film ini... dan kami menemukan satu cowo... yaitu THE MR. ANONYMOUS minus his mom...
DIA SUPER GANTENG! SUPERDUPER LAH POKOKNYA, olive udah mau ngajak kenalan, tapi gajadi karena kami sadar... ada nyokapnya di sebelah. sial!
karena gagal mencari tahu nama si pria ini... akhirnya kami give up dan memutuskan untuk mencari judul buat FTV nya. akhirya terpilih sebuah judul:
"Bantul... I'm Lesbi"
SUMPAH, sebenernya gue agak ngeri dengan judul ini, tapi kami sudah despo, jadi ya gini jadinya haha :D

SATURDAY: Talk and talk and talk with Mr. W. yup, that's the only point!
gue bicara bicara dan bicara sama Mr. W panjang lebar, sampe malem sama sasa, dan ini membuat Olive senewen besoknya. dia melanggar klaim nya sendiri soal geng sepeda yang gak akan pernah jatuh itu. karena waktu gue cerita, dia tiga kali jatuh, padahal dia (katanya) ketua geng hahahahaha

(lain kali gue lanjutin, ternyata satu minggu nggak cukup hanya dengan dijadikan di satu post... hahaha see ya :))

popularity: hey, what's your problem? just keep yourself straight, and your life will be fine.

uhm... let me get it straight here:

I don't know what type of human are you. what is (IDK if it supposed to be is or are) intention(s). what (exactly) are you working on. or...
WHAT DO YOU WANT?

hey girl: popularity, or existence won't give you any guarantee about a 'beautiful and perfect' life in high school. you need friends. true friends, and not those who would be glad to stab you on your back once they have a chance to do it.
I've experienced things like this, and those exp. gave me a lesson to learn: existence, popularity, they won't give you a shit.
if they won't give you any, why should you give a shit? (well, sorry for being so rude)

hey sister (i don't know why did I called you sister haha): sometimes, well I can say: everyday... every time, you'll find your self in a bad condition and you need a true friend to stand on your side and stand for you, they won't just stand for you by a chance, but to stand for you all the time. do you find it on your fake friend? well I guess you won't because you're not chasing for a friend, you'e chasing for their popularity.

well let's say, if you want to survive, mention these things in your mind: you're looking for a friend, and the existence and/or popularity they got (we don't know if it would spread onto you or not) if it doesn't spread, just let it be so, if it does, take it as bonus. so your life won't be so hard and you'll keep your self out of the burden you might get for chasing the existence and popularity instead of real friend.

can't you see that? for me, personally, the popular people, those who have their own existence born with a gift, a gift to be so...
if you don't have any, don't push it. keep your life straight, and you'll be fine. you're wasting your time... you know? because life isn't always about being popular, being a star, being the center of everything, being a spotlight, it doesn't matter if you're not part of it... you won't die if you're not, right?

whether you have any reason to keep chasing on those things... it's okay. it's just... I DON'T want to hear it... you know why? because I JUST DON'T CARE.

my life is fine... and perfect even if I'm a popular girl or not, because I realized: every people are my friends, no matter how they are, lets just gather ourselves, be one, get one! that's the thing that made my life so wonderful lately. :) :)

*for you guys who think that the person I'm talking about was you, I'll make it easier for you by giving you these... lets say, CLUE
1. I knew this person since... a year ago. on the first year of my high school year. so for you who doesn't feel do be fix with this condition, you can un-check your name :)
2. I hate this person lately, and I've never ever been like this person, even if I try to, I've always find a chance to hate this person, all over again. you know what, because this person is annoying. haha :)
3. actually, I don't want to hate this person. people told me to be patient, but I can't. she's way too arrogant, way too moody, she's full of pride... she's way too proud... IDK haha :D
4. so stop guessing, don't ask anyone, just believe to yourself if this person is you or not. if you are the person (or at least you think you are) just try to change yourself, I heard this from a person I know "everybody's changing" thanks for the quotes, bud :)... so I believe this person can change too so he/she can find a real friend... :)
5. dont hate me... please. I was just trying to make things right... trying to make you a better person :) no bad feelings, no offense. :)

(and yeah, IDK if this person have a blogspot account -or a blog at least- or not. so... FYI I was just trying to help, if you don't care... well it's your decision though)
CHEERS :D
and yeah... sorry for the grammar haha :)
LOVE YA'LL GUYS

lots and lots and lots of love :)

au revoir mon ami, au revoir monsieur

it's not everyday, that I find a guy quite like you
that I finally found the nerve to confess, that's you, for a moment I thought I want you.
but the moment you talked to me, you made me think, you're not the one that I can depend on.
this feeling is not forever, so that I thought it'll be fine if I let you go just that.
so do you, you'll be fine if I'm no longer there for you.
the best thing is:
I won't text you or call you anymore, you can manage your time, and I can spend my day without you inside my head.
what about that? can we reach an agreement? I think so.
all you need to do is stop your arguments, keep moving on your own way. because we have these separate way. we have these different ways of life.
keep your pure scientific minds, and I'll keep this complicated mind (that you can't even understand) all by myself.
that's brilliant, isn't it?
so... lets work this out. I know we can.
au revoir mon ami, au revoir monsieur
(you've grown up anyway, you're no longer that selfish boy that I used to know anymore, great job :D)

let me tell you: this is how we play

gue cuma bisa ngasi tau... bukan nyalahin tapi inti dari semuanya sekarang adalah:
lo harus tau gimana cara bertindak di sini. apa yang lo lakuin dan apa reaksi kita.
dan yang paling penting adalah lo harus tau cara mainnya.

cara main dulu sama sekarang beda. dulu waktu sesuatu terjadi ke lo, semua orang bakalan extra perhatian, ngunjungin lo setiap saat, nanyain lo kenapa dan blah blah.
di sini? udah beda...
mau se hebat apapun lo, mau jabatan lo ketua kelas atau bahkan ketua osis sekalipun, orang-orang ga bakalan tau apa yang terjadi sama lo, kecuali ada orang yang teriak ke semua telinga orang lain kalo lo lagi kenapa".

gue ga kesel, gue ga kenapa-napa. tapi lama-lama kita jadi ngerasa ada something yang perlu dan emang harus dibenerin di sini. kita nggak menuduh eksistensi sebagai akar masalah. bukan salah lo emang kalo lo eksis (dan di mata kita lo emang sungguh eksis, tapi kalo di mata lo nggak, ya terserah... toh yang ngeliat lo adalah orang lain, lo gamungkin bisa ngeliat diri lo secara utuh, bener-bener utuh) so.. kita nggak nyalahin kalo lo eksis.

mungkin lo masih ngangep cara main sekarang sama=cara main dulu. intinya nggak.
setiap orang punya masalah sendiri-sendiri yang menuntut mereka untuk berlaku secara individu. dan nggak selamanya mereka meletakkan perhatian ke satu titik.
temen-temen kita, sakit, apa iya kita jenguk dia?
apa iya kita sampe telponion dia buat tanya "lo kenapa?"
lo nggak bisa nyalahin mereka karena mereka udah terbentuk seperti itu... dan kita semua nyaman, gaada yang terganggu sama hal itu.
kalo lo terganggu... ya.. gue gatau gimana cara menghilangkan rasa terganggu lo itu.
gue udah pernah ngalamin hal kaya gitu, ngelawan cara main mereka. hasilnya? lo tau terakhir kali gue ada masalah gimana jadinya? dan akhirnya gue sadar, cara main gue salah.. beberapa, bahkan banyak hal yang harus bener-bener gue pelajarin di sini, tentunya bukan dengan cara main gue yang lama. kita ketemu banyak orang berbeda di lingkungan berbeda, dan kita gabisa menggunakan cara yang sama ke orang-0rang yang berbeda.
gue sadar itu, gue berusaha menerima sampe akhirnya gue merasa senang, nyaman dengan cara itu, dan semuanya jadi jauh lebih simple dan nggak se COMPLICATED itu.

jadi, intinya pahami cara mainnya kalo lo nggak mau 'ditolak'
karena ga selamanya lo diterima, kalo gitu terus kapan lo belajar menerima penolakan atau hal sejenis lainnya?
sekarang gue anggep lo tau.
PAHAMI CARA MAINNYA.

kata-kata dari seorang sahabat

begitu banyak orang di dunia ini.. tapi cuma satu orang yang gue gangerti:
orang yang selalu maksa orang lain untuk BICARA tapi dirinya sendiri enggan bicara.
orang yang selalu maksa orang lain untuk DO SOMETHING tapi dirinya sendiri DO NOTHING.
orang yang selalu maksa orang lain untuk FIX YOUR PROBLEM tapi she can't even fix her own problem though.
jadi salah siapa kalo gue bingung? salah gue? apa dia?
jadi salah siapa kalo semua orang nyalahin dia? salah orang lain atau salah dia?
jadi apa yang harus orang lain lakuin? nungguin dia? atau nungguin siapa lagi?
toh itu masalah lo, bukan masalah kita. kita gabisa ngapa-ngapain kalo kita bahkan gatau masalah lo apa.
so.. speak up! please... ngomong itu bukan hanya
"hem"
"iya"
"nggak"
gah? do something! please... bukan cuma
diem, buka buku... nunduk dan diem lagi, please!!!! at least buka jalan pikiran lo!
fix your problem.... gaada yang bisa nyelesaiin masalah lo kecuali diri lo sendiri, lo tunjukin itu ke semua orang, tapi lo? gue rasa cuma lo yang tau.

gue mau lo bicara... talk for your own problem... for us...
kita temen" lo siap dengerin lo, tapi lo nya kaya gamau membuat kita mendengarkan, nada bicara lo, tampang lo... gaya ngomong lo...
oke.. gue akuin eksistensi itu penting, penting banget... tapi kalo eksistensi itu adalah sebuah pembuktian dari diri lo, pembuktian bahwa lo bisa tanpa kita, think about it, please...

sekarang keputusan adalah milik lo.
lo mau move on atau stuck di titik itu-itu aja.
yang pasti kita di sini udah nunggu lama, tanpa keterangan jelas dari lo, kita usaha buat tau, usaha ngomong ke lo, lo jawab dengan nada kaya gitu, tampang kaya gitu, kelakuan kaya gitu... dan asal lo tau, bukan itu jawaban yang kita butuhin dan kita mau.
karena hidup bukan cuma tentang lo.. tentang banyak orang..
semua orang bicara bukan hanya tentang aku.. tapi kami... kita... dia... anda.
kita yakin lo gamau makin jauh dari kita.
kita gaakan ngebenci lo untuk sesuatu yang kita gatau masalahnya.
lo gapernah cerita apa lagi bilang kenapa dan gimana jadinya.
tapi yaaa it's your choice...

kalo suatu hari kita jauh dari lo... atau bahkan jauh dari jangkauan tangan lo.. dan itu karena masalah yang belom lo selesaikan dengan kita... gue akan bilang itu bukan salah kita, karena kita udah usaha... tapi sayangnya usaha itu seolah tanpa timbal balik dari lo, faktanya, mungkin sampai saat itu, kita masih gatau masalahnya apa, sisanya.. terserah lo, cuma lo yang tau jawaban atas diri lo sendiri. jawab diri lo sendiri yang udah berdiri di atas bukit eksistensi yang begitu tingginya.

ps: in case if you wanna know, eksistensi lo itu bisa aja runtuh mendadak karena masalah yang belom selesai antara lo dengan siapapun. keep in mind!

why so serious?

beneran dehh gatau kenapa ya.. begitu banyak orang yang nanya hal yg sama ke gue
"kok serius banget mand?"
"why so serious?"
padahal gue berasa biasa lho... ya beginilah gue... ya gitu lahh...
bukannya gue ga terima dibilang terlalu serius ato gimana... tapi ya mau gimana lagi? gue ya gue.. gue ya begini...
some people said: everybody's changing...
but I said: I hate changes man!
gue benci perubahan... apa lagi kalo perubahan itu terjadi dan gue sadar...
makanya gue segitu konstannya ga mau berubah dalam keadaan 100% sadar...
na'ah... no way! kalo gue berubah dan gue ga nyadar... itu urusan lainn...

ada juga yang bilang...
"berat bgt mand bahasa lo..."
"gila ya manda... biasa lahh bahasanya... berat"
GOD... beneran dehh gangerti gue maksudnyaa...
mau protes.. tapi gue gangerti maksudnya...
mau pura" ngerti... tapi kalo dasarnya emang gangerti gimana dongg?
bukannya gimana"... tapi ya gitu.. banyak hal simpel yang sama sekali gabisa gue ngerti... sesimpel apapun itu... otak gue akan mencoba memperumit, entah gimana jadinya ntar...
otak gue yang terlalu complicated ini udah ke program dari dulu.. makanya gue ga gampang ngerti masalah simpel apalagi masalah ribet...
so.. friends, please...
ngertiin gue kalo suatu saat nanti lo ngomong sesuatu yang simpel dan gue bilang
"hah? gimana? gangerti..."
atau
"sorry... gue ga nangkep"
atau lebih parahnya lagi
"lo ngomong apa sih? gangerti gue"
gue minta maaf... bukan salah kalian kalo kalian ga ngerti pola pikir gue.. karena gue yang sebenernya memperumit pikiran gue sendiri.
makhluk yang terlampau complicated yang lagi duduk dan ngetik di komputer dengan bahasa-bahasa berat yang terlalu absurd buat dingertiin ini juga lagi cari tau gimana caranya mempersimpel semuanya.. termasuk otaknya sendiri.
so... maafkan gue karena bahasa-bahasa gue yang-kalo menurut kalian- terlalu atau bahkan berat bangett... maafkan saya... kalau saya berkata "ya itulah bahasa gue" karena gue gatau gimana lagi caranya menulis dan berbicara selain dengan bahasa-bahasa itu, gue merasa terlampau bodoh tanpa bahasa-bahasa yang terpampang didepan mata kalian sekarang ini atau nanti...
dan maafkan gue lagi kalau kalian gangerti apa yang gue tulis
huhu... :(

changes

kadang engkau memikirkan tentang suatu titik dimana semuanya berubah, harus berubah. semua yang baik-baik saja, mendadak harus berputar ulang lagi.
dulu kau bahagia di titik di mana semua orang menyukaimu, entah dia, mereka atau siapapun.
sekarang kau harus terpuruk karena dia, mereka, dan orang-orang itu seolah tak akan pernah lagi percaya dan memperlakukanmu seperti dulu lagi.
tak pernah terbayang kalau semuanya bisa jadi begini. semuanya berubah, tak satupun yang tetap apda posisinya.
mereka yang dulu menerimamu seolah (atau memang) sudah tidak (atau malah tidak akan) menerimamu lagi. mereka terlanjur marah, kesal, atau malah membencimu seolah tak akan ada celah lagi bagimu untuk kembali pada lingkaran erat mereka.
ketika kau mengingat kembali waktu dulu kau masih ada di tengah-tengah mereka, bercanda, tertawa atau bahkan menangis bersama. semua itu indah, memang indah. kau merasa punya segalanya, hidup mati seolah ada di tangan mereka.
kau bisa saja merasa hidup saat itu, namun mereka tak akan menyadari bahwa ketika semua itu berubah, yang kau rasakan hanya ingin menangis dan berteriak. yang kau rasakan bukan lagi hidup, tapi sebuah kematian yang kosong. tanpa sedikitpun jejak yang mereka tinggalkan. dan kau pun tersesat, entah di mana.

kini mereka hendak memperjelas semuanya. semua garis putus-putus itu akan mereka pertegas. dan dalam bagimu garis yang akan mereka pertegas adalah sebuah keputusan, apakah mereka akan menerimamu lagi atau malah menyingkirkanmu.
kau tidak akan berusaha memperjuangkan jiwa melankolis yang ada di dalam benakmu, tapi yang kau lakukan hanyalah menghadapi kenyataan bahwa memang semuanya berubah.

kau ingin menangis, tapi tertahan karena kau tak ingin membuat mereka tahu kalau kau berada di ujung titik kejatuhanmu.
kau ingin berteriak, tapi tercekat karena kau tak ingin mereka muak mendengar semua luapan emosi itu.
semua ingin meluap begitu saja. namun seua yang sudah tertampung di sana tak mudah untuk dikeluarkan begitu saja. entah sampai kapan akan membludak, meretakkan tembok-tembok ketakutan dalam dirimu.
tapi yang kau tahu pasti, kau ingin mereka kembali seperti dulu.
tapi satu hal lagi yang perlu kau tahu, kau tak tahu kapan titik ini akan beputar lagi, kembali seperti dulu.
sungguh, kau tak pernah tahu, dan tak akan pernah tahu sampai mereka benar-benar membuka mulut atas apa yang sebenarnya sedang terjadi dan apa yang akan terjadi cepat atau lambat.

BIG BIG 'O'

what am I supposed to do??

I'm trying hard to be a good friend!

but the result? BIG 'O'!

a very BIG BIG BIG BIG 'O'!

HUGE 'O'!

I can't stand this anymore! I wanna QUIT!



gue ga ngerti deh... sumpah!

gue baik-baikin, ga nyaut..

gue diemin, ngeliatin gue.. dan tatapannya itu loh, bikin gue ngerasa bersalah abis"an!

gue mau ngamuk, tapi kok gaada alesan jelas.

gue mau diem tapi ga enak, mendem terus lama" kan juga ga enak rasanya!

dilemma yang berhasil ngebikin gue menggila selama lebih dari tiga hari (kalo ga salah)

ulaters little sister!

sore. mendung. dingin. belom mandi.
keadaan yang mendukung buat tidur!
terengtengtengteng.... mendadak suara hape gue yang nggak menyenangkan bunyi dari dalem tas. gue yang setengah ngantuk otomatis gelagapan, dan dengan bodohnya bukannya ngebuka tas gue malah duduk di depan komputer dan ngebiarin hape gue bunyi ampe mati.
setelah sekian lama bunyi. barulah gue angkat tuh hape, eh pas dipegang... mati.
terpelantinglah tuh hape dari tangan gue (untung jatohnya ke tempat tidur, bukan lantai).
eh pas menyentuh kasur... nyala... bunyi lagi!
"hape macam apa sih ni?" kata gue sambil nguap.
eh... ada sms:
from: Sisi
man, besok ga usah latian padus ya. mending kita jenguk Bu Tanti aja... oke!
(dan gue membalas)
to: Sisi
hlah? mau kapan lagi latiannya?
from: Sisi
kan masih bisa hari Selasa...
to: Sisi
oh ya udah... gapapa, tapi tetep forward ke anak-anak ya kalo besok selasa latian. oke
from: Sisi
oke deh...
to: Sisi
(dan dengan begonya gue baru nyadar kalo sisi menyebut "jengukin Bu Tanti yuk...")
HLAH SI... EMANG BU TANTI KENAPA? KOK PAKE DIJENGUKIN? (sebenernya ga pake huruf gede semua, cuma guenya aja yg lebay, berhubung Bu Tanti sedang HAMIL dan posisinya yang nggak lain dan nggak bukan sebagai wali kelas sekaligus guru Kimia ULATERS, gue jadi melek waktu tau something happened kepada Bu Tanti, apa itu?)
from: Sisi
Bu Tanti kan udah NGELAHIRIN.... (ngikngok, dan gue sadar ternyata ke-lebay-an gue ga berarti apa-apa, Bu Tanti melahirkan dengan normal dan BAIK-BAIK SAJA)
to: sisi
Hah? ngelahirin? oke deh sii... makasi ya... :D

wahhahahahah.... akhirnya ulaters punya adik! adik perempuan milik bersama hehe....

paginya di kelas, anak-anak pada sibuk gitu nanyain siapa-siapa aja yang mau ikut ngejengukin Bu Tanti di rumah sakit, beberapa ikut, sebagian besar nggak... dan sebagian besari itu termasuk gue... kenapa? padahal kan gue udah semangat abis mau ikut jenguk adekbayinyaulaters....?
alesannya:
1. Seseorang nampaknya TIDAK MENYADARI keberadaan gue sehingga gue sama sekali nggak ditanyain bisa ikut apa nggak.
2. Gue emang secara diam-diam sedang ada masalah dengan ORANG ITU sehingga apapun yang terjadi mau ikut ato enggak, gue jadi males ngurusinnya.
nah udah cukup jelas sekarang kenapa gue mendadak ganti plan... menyedihkan! PATHETIC!
anak-anak yang laen sibuk bikin kartu superbesar buat Bu Tanti dan anakbayiperempuannya.

tulisannya: A Baby was born.... and it's a girl..... WUHUHUHU... (sebenernya ga pake wuhuhuhu juag, guenya aja yang lebay)
jiahahah... ulaters punya adek bayi... perempuan... calon sanurians lagi deh... hehehe

it's a GIRL!!!
(gue sampe sekarang sebenernya belom tau anaknya bu tanti kaya gimana, tapi asumsikan aja ga jauh-jauh dari gambar di atas deh, sama imutnya paling.. hehehe)

for someone out there: sorry, so sorry...

well... he's out there... far away from my life. Sorry.

aku berbicara pada Tuhan lewat hatiku tiga hari yang lalu, dan aku berkata
"Tuhan, tolong, singkirkan dan jauhkan dia dariku. secepatnya. aku lelah"
aku tidak mendengar Tuhan menjawab. tapi aku yakin, Ia akan memberi sebuah jawaban padaku suatu hari nanti.
dan hari itu adalah sekarang.
hari ketika aku menyadari bahwa aku telah kehilangan seorang teman. aku baru mengenalnya, dan ia nampaknya memang sungguh membutuhkan keberadaanku.
"I need you here. thank you for being my friend..." katanya seminggu yang lalu. sebelum aku memutuskan untuk berbohong dan berdoa supaya ia dijauhkan dariku, secepatnya.
sungguh. aku tak bisa percaya.
ada tiga hal yang kutahu pasti:
1. Tuhan benar-benar mendengarkan permintaanku dan ia mengabulkannya
2. Aku sekarang kehilangan seorang teman dari tempat yang jauh, yang mungkin tak akan bisa kutemukan lagi.
3. aku merasa bersalah.

aku tak menyangka dan tak menyangkal bahwa Tuhan memang mendengar permintaanku.
aku mengenalnya tiga minggu yang lalu, tepat setelah aku meminta sesuatu kepada Tuhan. dan aku baru saja kehilangan dia, tiga menit yang lalu. aku tak percaya.
aku tertegun ketika mendapati ia benar-benar menyatakan selamat tinggal dan tidak akan muncul di hadapanku lagi. ia telah menghapus semua jejak yang pernah ditinggalkannya bersamaku. dan ia mengatakan itu seolah ia tahu segalanya, dan rasanya seperti Tuhan yang membisikkan semua itu kepadanya. dan aku adalah pembohong paling bodoh sekaligus paling keji yang ada di matanya.
lalu apa yang harus kuperbuat?
aku tahu semua sudah terlambat.
aku tahu ia sudah menghindar jauh dariku.
aku tahu dia mungkin tidak akan kembali lagi. mungkin sampai kapanpun
aku menyesal. itu yang ingin kukatakan. tak kupungkiri, aku lelah, aku lelah dengan bualan dan leluconnya, aku lelah ada untuknya. saat itu yang kubutuhkan hanyalah waktu. waktu untuk berpikir, tapi ia seolah tak memberikan sedikitpun, karena yang kutahu ia selalu di sana di saat yang tak kuinginkan.
lalu dengan bodohnya, aku meminta pada Tuhan untuk jauh darinya. awalnya aku lega, tapi akhirnya aku merasa bersalah. terlalu bersalah hingga tak bisa termaafkan.
semua ini seperti teori cacat bagiku. seperti sebuah filosofi yang tak terselesaikan. seperti sebuah asa yang tak terpenuhi. semuanya tak sempurna. dan dari semua bagian itu aku akui akulah yang paling tak sempurna di antara segala hal yang tak sempurna. aku tak sempurna karena kebodohanku. karena aku dan pikiran sempitku. maaf.

.Maaf.

Diberdayakan oleh Blogger.

Search This Blog

press PLAY!

other posts...

want to know something?

Foto Saya
Bernadetha Amanda
I know English, a little French, and I do speak Ngoko and a few Krama (Javanese language has three kinds of hierarchical language, they're two of them) at home, well, mostly. I'm a big fan of Javanese literature, traditional art, music, theatrical performances, and books but I got this lack of time and chance to do all that stuff... yeah THROW A CONFETTI. (and yeah, feel free to drop some comments... BISOUS :*)
Lihat profil lengkapku

now, count!

free hit counter

followers

Pages