move on
time flies.
Selasa, Agustus 02, 2011 | Label: light bulb | 0 Comments
Ini saya
jujur, saya tidak paham harus berbuat apa.
Rabu, Juni 22, 2011 | Label: light bulb | 0 Comments
kapan kita belajar?
jadi intinya
Jumat, April 29, 2011 | Label: light bulb | 0 Comments
galau persepsi (?)
melihat orang lain galau itu lucu. apa lagi teman sendiri.
Kamis, April 21, 2011 | Label: light bulb | 0 Comments
pathetic, hypocrite, sorry.
Jumat, Maret 25, 2011 | Label: letupan, light bulb | 0 Comments
labil, lalu?
ingin sesegera mungkin berhenti mendengarkan retorika yang tanpa akhir itu.
Sabtu, Maret 12, 2011 | Label: light bulb | 0 Comments
kemungkinan
oke. mari bicara kemungkinan.
Kamis, Maret 03, 2011 | Label: light bulb | 0 Comments
kutipan buku harian
ini tulisan Bapak saya selama di Akademi. akhirnya saya sadar, kecintaan saya pada dunia literatur, dan menulis ini datang dari mana...
Minggu, Februari 20, 2011 | Label: light bulb | 0 Comments
7 hari Sabtu untuk Jakarta
Jadi ini pertanyaannya...
Jumat, Februari 18, 2011 | Label: light bulb | 0 Comments
a journal
puas bermain-main di Jogja dan Solo liburan ini. menjelajah sejak subuh hingga nyaris tengah malam. entah apa yang meracuni Bapak dan Ibu saya sampai mau mengiyakan kesintingan anaknya ini.
Jumat, Desember 31, 2010 | Label: light bulb | 0 Comments
semalam, itulah drama egoisme. bukan elegi
tidakkah kamu ingin waktu itu kembali?
lebih dari sekadar debu dalam iluminasi cahaya.
karena mungkin memang sebenarnya kamu ini lebih
hanya saja aku belum yakin
akankah makna lebih buatmu sama dengan lebih buatku?
aku sadar, sulit untuk mencapai kesepahaman soal ini.
mungkin mestinya aku menyerah saja.
mungkin buatmu akan jadi lebih mutlak.
kamu menang, aku kalah.
dalam drama egoisme satu babak yang belum kita temukan jalan keluarnya.
Jumat, Desember 31, 2010 | Label: light bulb | 0 Comments
we're so busy making plans... and we're so into it.
(email saya dibalas!!)
Kamis, November 25, 2010 | Label: light bulb | 0 Comments
and my ipod brought me to.....



Kamis, November 11, 2010 | Label: light bulb | 0 Comments
I LOVE YOU INDONESIA
mungkin sudah sedikit terlambat untuk membuat posting baru tentang 17an kemarin
sudah lewat tiga hari...
tapi tidak pernah terlambat untuk belajar mencintai Indonesia, kan?
banyak orang yang bertanya, apa kamu bangga jadi anak Indonesia?
yang ditanyai pasti menjawab: ya.
tapi siapa yang tahu kalau itu... cuma sekedar, jawaban? bukan pernyataan?
lalu kenapa ragu untuk menjawab Ya?
memang hanya sedikit alasan yang bisa membuat kita benar-benar yakin kenapa kita harus mencintai Indonesia.
"kita makan dari tanahnya, minum dari airnya, dan hidup dari buminya"
itu sudah cukup kuat untuk membuat saya menjawab Ya.
setidaknya saya harus mencintai negeri saya, karena ia sudah membiarkan saya hidup dari tanah, air, udara, dan buminya, hingga hari ini. setidaknya sebagai rasa terima kasih saya. toh bumi ini tidak pernah menuntut hal yang berlebih dari kita, selain memohon supaya kita sungguh mencintainya.
Negeri kita ini indah... semuanya tahu. hanya saja, keindahan itu belum tersentuh oleh mata kita. kita cenderung lebih senang memandang keburukan negeri ketimbang keindahan yang kita punya.
lalu kenapa kita tidak berhenti mengeluh, dan mulai dengan satu hal yang sama: mencintai dan memperbaiki negeri ini. mengeluh tidak akan menyelesaikan apapun, kan?
negeri ini tidak akan pernah bisa menangis, apa lagi membalas keluhan dan cercaan yang bertubi-tubi.
lalu apa yang bisa diperbuat?
saya tahu, saya akan belajar mencintai negeri ini, sampai kapanpun.
I LOVE YOU INDONESIA :)
Kamis, Agustus 19, 2010 | Label: light bulb | 0 Comments
uhm... IDK, maybe I'll do this tonight
he's a good boy.
there's one mistake he made, he was just way too kind.
ya Tuhan... sebenarnya saya bingung mau berdoa apa malam ini.
saya mohoh supaya dia menyukai saya? saya mungkin sudah agak gila.
tapi mungkin saya akan menjadi terlalu bodoh untuk tidak mengharap hal semacam itu.
tapi saya akan jadi terlalu egois untuk menghabiskan waktu berpikir soal diri saya sendiri,
karena itu saya juga berpikir soal dia. semuanya terdengar logis dan baik-baik saja buat saya. saya tidak menemukan apapun yang salah sampai detik ini...
ya kecuali dia yang bertindak terlalu baik pada saya. dan mungkin itu alasan saya menyukainya setengah mati.
saya tidak tahu harus berkata apa lagi...
uhm... selamat malam. trima kasih.
kabulkan doa saya (?)
p.s. saya juga berdoa supaya saya cepat lulus. dan karya tulis saya cepat selesai dengan baik.
:)
Amin.
dan gue (sepertinya) akan benar-benar mendoakan doa ini...
hehe :D
Jumat, Agustus 06, 2010 | Label: light bulb | 0 Comments
sanetograph: seekor burung kertas
Midnight is clear. I’m the only one who can’t see it. You know why?
Because I’m blind
I’m making myself blind.
Poor me
Dunia berputar terlalu cepat ketika kau terus menerus berpikir. Dan semua bergerak terlampau cepat ketika kau sadar kau lah satu-satunya yang melambat. Lalu, kau akan mulai merasa semua orang meninggalkanmu, ya… suatu hari nanti. Dan jika kau tidak segera bangun dari tidur lelap yang terlalu memanjakan itu, akhirnya, kau akan menemukan dirimu… tersesat. Jauh lebih dalam dari sekarang. Beruntunglah aku belum sempat tersesat. Dan aku ingin untuk tak akan pernah lagi mencoba untuk menyesatkan diri. Tidak sekalipun.
Lebih baik menyadari keadaan dirimu sendiri, kan, dari pada berusaha meratapi dan mengasihani?
(I made it by the way.. yeah whatever)
entah kenapa gue copy ke sini...
ya udah lah gue gak peduli... selama gak ada yang macem-macemin script ini...
gue sih gak masalah
cheers... :)
Sabtu, Mei 15, 2010 | Label: light bulb | 0 Comments
love is hard, or ...
...Love takes hostages,
Gives them pain.
Gives someone the power to
Hurt you again and again
Oooh, but they don't care
It breaks your bones.
Cuts so deep
It hits your soul.
Tears your skin and
Makes your blood flow.
It's better that you know,
or not?
it makes you cry and laugh at the same time.
it makes you break your self down and lift your self up in less than a minute.
it turns you up and down... just in a wink of an eye.
so, what do you think?
love hurts, or what?
-anonymous-
cinta adalah keindahan. itu kata mereka.
tapi untuk seseorang yang tak tahu bagaimana rasanya cinta, apa yang bisa mereka katakan?
luka adalah cinta untuk mereka, dan tangis adalah tawa.
sama seperti mereka yang mengklaim diri tahu apa itu cinta, dan mengatakan bahwa cinta adalah kebahagiaan terbesar dalam waktu hidup mereka.
sebuah kata klise terlontar dari jutaan mulut manusia di seluruh dunia.
.cinta.
apa itu cinta? mereka bahkan tak tahu.
mereka bilang cinta itu indah.
tapi ketika seseorang rela mati gantung diri atas nama cinta, pengorbanan, atau apapun itu.
ketika satu orang membunuh yang lain karena sesuatu yang mereka sebut cinta.
ketika seorang anak manusia melukai dirinya sendiri untuk cinta?
ketika seorang anak membenci ibunya untuk orang lain, dan mereka mendasarkannya pada cinta.
apa itu yang mereka sebut indah?
rumit memang. semuanya tak semudah membalikkan telapak tangan.
semua harus dilihat, dipandang dari sisi yang berbeda.
dari sudut lain dunia.
dari lubang kecil di celah waktu.
karena kadang kebahagiaan memiliki sebuah guratan di sisi lainnya, yang bisa membuatnya tak lagi baik.
jangan sampai manusia jadi buta, mengatas namakan cinta yang semestinya melindungi dan memberi hidup. karena kita sendiri ada karena cinta, bukan?
kalau cinta mampu memusnahkan, bagaimana bisa ada makhluk semacam kita?
pikirkan lagi sebelum mencoba mencintai.
dan meminta untuk dicintai.
tak ada gunanya seseorang berbicara panjang lebar memuntahkan seluruh isi pikirannya tentang cinta, kalau akhirnya hakekat cinta jadi begini?
kalau memang akhirnya begini,
lebih baik tak dicintai dan mencintai dari pada ada tubuh lain yang terluka.
dibanding harus ada pengorbanan atas raga lain yang ditukar untuk kematian
lebih baik dari mengorek lubang di jiwa orang lain, atau malah diri sendiri.
ini bukan pelajaran, tapi pemahaman.
jangan buat zaman jadi makin rumit hanya karena ini.
peluh... biarkanlah tetap jadi peluh,
janganlah sekali-sekali mencoba mengubahnya jadi darah.
-anonymous-
Minggu, Mei 03, 2009 | Label: any question?, light bulb, ordinary girl | 0 Comments
don't be stupid
gue baru baca someone's blog... again...
dan setelah membaca post terbaru yang dibuat oleh si pemilik blog...
gue cuma bisa bilang "oke... batas antara percaya diri dan kebodohan itu tipis..."
buat org lain... dia dibilang bego krn begitu braninya meletakkaan dan nge-post something like 'that'... tapi... buat dirinya sendiri, dia berasa pinter, dan bilang dengan penuh percaya diri kalo apa yang dia lakuin adalah bagian dari pembelajaran
ayolahhh...
masa lo mau melakukan pembelajaran yang sama setiap saat dgn bikin kebodohan yg sama terus?
dalam pikiran gue sih... mungkin nih orang gatau apa yang dia tulis...
tapi...
pesan gue hari ini:
JANGAN PERNAH LAKUIN HAL YANG LO GATAU SAMA SEKALI.
that's it.
kalo lo gatau apa-apa, mending gausah dilakuin, dari pada MEMPERMALUKAN diri lo sendiri.
hayo, mendingan mana?
mending malu-maluin, apa mundur sebelom lo tau lo akan mempermalukan diri lo sendiri?
toh kalo ga lo lakuin lo ga rugi apa-apa, untung malah...
so... please....
if you can't climb, don't climb
if you can't jump, don't jump
if you can't fly, then don't do that!
clear enough, isn't it?
the point is:
don't be stupid.
Rabu, April 08, 2009 | Label: light bulb, ordinary girl | 0 Comments
All that I know is I'm breathing
The storm is coming but I don't mind
People are dying, I close my blinds
All that I know is I'm breathing now
I want to change the world
Instead I sleep
I want to believe in more than you and me
But all that I know is I'm breathing
All I can do is keep breathing
kadang, semua hal yang berputar di pikiranmu terlampau berat untuk kau tahan. dan di saat yang sama... kau akan berpikir untuk melepaskan semua pemikiran itu... karena bagimu, semua itu hanyalah beban... tak lebih. hanya beban.
jika kau boleh memilih, kau akan dengan senang hati melepaskan semuanya, dan tertidur... lelap... sampai setidaknya kelopak matamu tak lagi terlalu lelah untuk kembali disilaukan matahari.
kau ingin mengabaikan semua suara yang berteriak di telingamu, semua hal yang berkelebat di depan matamu, semua yang berguncang menggetarkan pikiranmu, semua yang memberatkan kedua bahumu.
kau menutup mata. menyumbat telingamu. menghentikan jalan pikiranmu. menyandarkan kedua bahumu. dan kau tak lagi peduli.. pada apapun.. apapun yang berguncang.. siapapun yang berteriak... segala sesuatu yang berjatuhan dari langit, terbawa angin... dan kau membiarkan dirimu terlampau bahagia dalam pelukan nafasmu.. hanya kau.. dan nafasmu... yang kau tahu dan kau ingin hanyalah hidup.. dan bernafas.. tanpa beban.
tapi kau sadar... kau tahu apa yang kau ingini, dan kau bisa saja bergerak sekarang... namun yang mampu hanyalah diam, dan berjuang untuk tetap bernafas. kau ingin mengubah semuanya... semuanya yang pernah kau lepaskan, semua yang pernah jatuh... kau ingin mengubah dunia, duniamu, dunia mereka, dunia ini.
tapi ada satu hal yang lebih kau tahu, satu hal yang lebih mampu kau mengerti dari sekedar teori untuk mengubah dunia:
.saat ini, detik ini, kau hanya bisa bernafas, bernafas dalam diam.
karena dengan bernafas... kau merasa sungguh beruntung, lebih dari beruntung... kau merasa bahagia. karena semua kelelahan itu... pergi seiring kau menghembuskan nafas sampai nanti kau terbangun lagi, dan sanggup menatap bola jingga raksasa yang bergelantung di atas kepalamu.
Jumat, Maret 20, 2009 | Label: I'm invisible, light bulb, ordinary girl | 0 Comments
hold it
sebuah fakta bahwa setiap orang pasti punya sesuatu hal yang berharga, yang tak akan mungkin mereka lepaskan begitu saja dari genggaman tangan mereka. mereka akan dengan bahagia memegangnya erat, mempertahankan atau bahkan rela jatuh... hanya untuk membuatnya tetap ada di sana, di jangkauan tangan mereka, tak peduli betapa sulitnya itu.
namun bukan lagi sebuah rahasia bahwa pasti ada saat ketika tangan kita terlalu lemah untuk menggenggam semua itu, jemari kita terlalu rapuh untuk mengikat mereka di telapak tangan, dan lenganmu terlanjur bergetar dan tak mau lagi memperjuangkan semua itu untuk tetap ada padamu, selamanya, tanpa sedikitpun mempertahankannya... walaupun kau tahu, kau bisa mengalahkan semua kerapuhan itu.
dan saat itu... semua kata-kata akan berhenti mengalir dari mulutmu, karena kau kehabisan kata-kata untuk membela sesuatu yang sudah semestinya kau bela, untuk mempertahankan sesuatu yang semestinya kau pertahankan.
dan kenyataannya ketika kau terdiam, tak mampu lagi berkata-kata, ketika matamu terbelalak, tak mampu lagi terkatup, ketika nafasmu tersengal tak mampu lagi mengalir...
waktu akan terus berjalan... dan tak akan pernah terhenti..
sesuatu yang dulu milikmu... sekarang adalah milik yang lain.
sebuah hal kecil yang tak menjadi perhatianmu, telah menjadi perhatian orang lain.
dan bahkan sebuah titik debu yang tak berguna di matamu, yang kau rasa tak perlu dipertahankan... adalah sebuah permata bagi mereka yang sanggup mempertahankan..
sebuah ironi bukan?
ironis.. memang ini IRONIS! kau yang dulu BERHAK memilikinya... kini seolah TAK DIANGGAP... TAK DIPERHITUNGKAN... dan bagimu.. di matamu.. mereka adalah manusia egois yang memiliki apa yang semestinya ada di tanganmu.
namun satu hal yang harus kau tahu.
kau.. kamu.. yang berdiri di sana, yang menangisi semua kesempatan... merengek pada kecerdasan yang sempat hilang darimu.. mengais sisa-sisa kemungkinan yang sempat dikaruniakan padamu, kamu yang memohon, berlutut di hadapan dirimu sendiri, menyesali semua kebodohan MENDASAR yang merajaimu, mempengaruhimu, dan berkata padamu untuk melepaskan...
melepaskan sebuah hal tak berguna yang sebenarnya bernilai tinggi untukmu dan hidupmu
sebuah hal yang mampu mencengangkan mereka ketika kau tampil di sana, di atas panggung teater hidupmu sendiri... menunjukkan pada mereka.. kau.. dirimu.. hidupmu.. yang saat itu menjadi jauh lebih berharga! jauh.. jauh lebih berharga dari pada makhluk kecil.. sekecil debu... yang sempat mereka tertawai... justru sebaliknya! kau yang akan tertawa di atas mereka!!! sungguh, dan mereka akan menangisi diri mereka sendiri, dan bertepuk tangan atas pertunjukan hidupmu yang melampaui kata berhasil, bagus, kau adalah keindahan, jikalau.. kau BENAR-BENAR MENGHARGAI APA YANG KAU PUNYA! MENGGENGGAM SEMUA YANG KAU PUNYA, TANPA MERASA EGOIS ATAS HIDUPMU SENDIRI! APA YANG KAU PUNYA... ADALAH SEBUAH HADIAH, BUKA, DAN GUNAKAN! itu adalah milikmu! hak mu! jangan kau tentang dirimu sendiri! berhenti menantang nasib dan kebodohan!
sungguh... jangan pernah lengah.. mempertahankan hal terkecil dalam hidupmu... karena hal terkecil di matamu... bisa jadi hal terbesar dalam hidupmu... selamanya.
karena seorang penarik tirai dalam sebuah pertunjukan teater, adalah seorang yang berharga, tanpanya bagaimana sebuah pertunjuka bisa berakhir sempurna?
jangan lepaskan genggamanmu.. jangan sekalipun.. biarkan hidupmu menggoreskan tinta warna... bukan tinta abu-abu.
gambarkan hidupmu.. dengan semua hal kecil dan besar, dengan semua keberhasilan dan kegagalan. karena hidupmu... adalah engkau.. hal kecil adalah hal besar, dan kau bisa menjadi pemain terbesar dalam teater hidupmu, atau bahkan teater dunia... entah duniamu atau dunia mereka.
Kamis, Maret 19, 2009 | Label: light bulb, ordinary girl | 0 Comments
Search This Blog
press PLAY!
other posts...
want to know something?
- Bernadetha Amanda
- I know English, a little French, and I do speak Ngoko and a few Krama (Javanese language has three kinds of hierarchical language, they're two of them) at home, well, mostly. I'm a big fan of Javanese literature, traditional art, music, theatrical performances, and books but I got this lack of time and chance to do all that stuff... yeah THROW A CONFETTI. (and yeah, feel free to drop some comments... BISOUS :*)
Listed
-
Kind.7 tahun yang lalu
-
mencipta bahagia7 tahun yang lalu
-
-
-
Hey, this IS the 'next' post12 tahun yang lalu
-
-
-
swingin life14 tahun yang lalu
-
-
-
-
-